[:id]Psikoedukasi Kesehatan Reproduksi Siswa (KJF Kesehatan Mental)[:]

[:id][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=”3″ images=”7399,7400,7401,7402″ img_size=”full”][vc_column_text]Setelah melaksanakan analisis kebutuhan dengan Puskesmas Kepanjen bersama perwakilan guru sekolah percontohan (SMK 1 Kepanjen, SMAN 1 Kepanjen, SMPN 2 Kepanjen), Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) Kesehatan Mental mengadakan kegiatan psikoedukasi kesehatan reproduksi pada siswa SMPN 2 Kepanjen. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 25 Juli 2019. Kegiatan ini merupakan bentuk pendidikan seks sejak usia dini yang bertujuan memberikan pemahaman pada siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi beserta dampak-dampaknya. Hal sebagai langkah preventif menghadapi permasalahan remaja yang tergali saat analisis kebutuhan kegiatan perdana 3 Juli 2019.  Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelompok yang terdiri dari tim dosen psikologi yaitu Dr. Sumi Lestari., S.Psi., M.Si., Yunita Kuriawati, S.Psi., M.Psi., dan Dita Rachmayani., S.Psi., M.A, sedangkan unsur dari mahasiswa dihadiri oleh Purnama dan Adelia.

Kegiatan yang dilakukan di SMP Negeri 2 Kepanjen ini terbagi dalam dua sesi dengan durasi masing-masing 60 menit. Sesi pertama disampaikan oleh Dr. Sumi Lestari, S.Psi., M.Si. membahas mengenai kesehatan reproduksi dari perspektif psikologi. Sesi kedua berisi tentang materi kesehatan reproduksi dari perspektif medis yang disampaikan oleh Suhartatik, AMK selaku perwakilan Puskemas Kepanjen. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu memahami urgensi menjaga kesehatan reproduksi beserta dampak-dampak yang akan dihadapi. Selain itu, diharapkan pula kegiatan ini dapat meminimalkan terjadinya masalah kenakalan remaja yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi dalam jangka panjang.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][:]

Scroll to Top